Laman

Kamis, 13 Oktober 2011

Chapter 2. Motivasi dan Strategi Pemasaran


Consumer Behaviour Class
 Lecturer Prof Dr Ir Ujang Sumarwan Msc
 www.ujangsumarwan.blog.mb.ipb.ac.id

By Aldri Kurnia
Graduate Program of Management University of North Sumatera (MM - USU)

Teori Maslow
Dr.Abraham Maslow adalah seorang psikolog klinis yang memperkenalkan teori kebutuhan berjenjang yang dikenal sebagai Teori Maslow atau Hierarki Kebutuhan Manusia. Maslow mengemukakan lima kebutuhan manusia berdasarkan tingkat pentingnya mulai dari yang paling rendah yaitu kebutuhan biologis sampai yang paling tinggi yaitu kebutuhan psikogenik. Menururut teori Maslow, manusia berusaha memenuhi kebutuhan tingkat rendahnya terlebih dahulu sebelum memenuhi kebutuhan yang lebih tinggi. Model Hierarki kebutuhan Maslow dari yang terendah samapai yang tertinggi :
  • Kebutuhan Fisiologis
  • Kebutuhan rasa aman 
  • Kebutuhan sosial
  • Kebutuhan Ego
  • Kebutuhan Aktualisasi diri
Teori Motivasi McClelland
David McClelland mengembangkan suatu teori motivasi yang disebut sebagai McClelland's Theory of Learned Needs. Teori ini menyatakan bahwa ada tiga kebutuhan dasar yang memotivasi seorang individu untuk berperilaku, yaitu 
  1. kebutuhan untuk sukses
  2. kebutuhan untuk afiliasi
  3. kebutuhan kekuasaan
Dua aplikasi penting dari teori motivasi adalah segementasi dan positioning

Segmentasi
Para pemasar bisa menggunakan teori motivasi maslow atau hierarki kebutuhan sebagai dasar untuk melakukan segmentasi pasar. Produk atau jasa yang dipasarkan bisa diarahkan untuk target pasar berdasarkan tingkat kebutuhan konsumen yang bisa dipenuhi oleh produk atau jasa yang akan dipasarkan. Contohnya, mobil sedan mewah seperti Jaguar, BMW, Mercedes dan sebagainya diperuntukan bagi konsumen yang memiliki kebutuhan akan ego dan aktualisasi diri, bukan untuk memenuhi kebutuhan dasar akan transportasi.

Positioning
Hierarki kebutuhan dari Maslow juga bisa dimanfaatkan untuk melakukan positioning produk atau jasa. Positioning adalah citra produk atau jasa yang ingin dilihat oleh konsumen. Kunci dari positioning adalah persepsi konsumen terhadap produk atau jasa. Produsen mungkin menginginkan produknya atau mereknya sebagai produk yang unik dibenak konsumen yang berbeda dari produk pesaingnya.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar